Israel tangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang Yahudi Israel

Militer Israel menyebutkan telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap salah satu perempuan Israel. Pembunuhan tersebut dilakukan oleh seorang pemuda Palestina.

BY adminEdited Sun,10 Feb 2019,10:50 AM

Yerusalem, SPNA - Militer Israel, Sabtu (09/02/2019), mengklaim telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap salah satu perempuan Israel tiga hari lalu. Penangkapan dilakukan dalam sebuah penyisiran yang dilakukan militer Israel di kota Al-Bireh, Tepi Barat.

Juru bicara kepolisian Israel melaporkan, “Pasukan gabungan berhasil menangkap tersangka pembunuhan terhadap Ori Ansbacher (19 tahun) yang terbunuh di wilayah Jabel Mukaber.”

Sumber yang diperoleh dari militer Israel, bahwa pembunuhan tersebut bermotif nasionalisme bukan tindak kriminal seperti yang diperkirakan pertama kali.

Sebuah jasad perempuan ditemukan di Jabal Mukaber, Kamis (07/02). Di tubuhnya terdapat beberapa luka bekas tusukan pisau.

Wanita tersebut kemudian dibawa ke permukiman Gush Etzion, di selatan Bethlehem untuk diserahkan kepada keluarganya.

Pihak keamanan lokal Israel, Shin Bet, melaporkan bahwa insiden pembunuhan tersebut dilakukan oleh seorang pemuda Palestina, Arafat Irfaiyyah (29 tahun). Pemuda yang berasal dari Kota Hebron tersebut ditangkap pasukan khusus Israel di Ramallah.

Shib Bet menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan interogasi dengan pelaku. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa Arafat berangkat dari rumah dengan membawa sebilah pisau. Ia berniat melakukan aksi penikaman di wilayah Bethlehem. Namun ia melihat seorang Yahudi ilegal di salah satu hutan terdekat lalu ia memutuskan untuk membunuhnya.

Situs lokal Plestina, Samanews, menyebutkan bahwa korban merupakan salah pasukan militer wanita Israel.

Warga Palestina menyebut aksi seperti ini sebagai bentuk perjuangan di tengah keputusasaan untuk melawan penjajahan Israel. Setiap hari, warga Palestina baik di Gaza atau Tepi Barat terus berjatuhan di tangan militer Israel dalam jumlah yang tidak sedikit.

(T.HN/S: Palinfo)

leave a reply