Mogok makan tahanan Palestina di penjara Israel masuki hari ke lima

Aksi mogok makan tahanan Palestina di penjara Israel telah memasuki hari ke lima. Pihak penjara menolak untuk memenuhi permintaaan para tahanan.

BY adminEdited Sat,13 Apr 2019,12:25 PM

Ramallah, SPNA - Ratusan tahanan Palestina di penjara Israel, Jumat (12/04/2019), masih melangsungkan aksi mogok makan untuk hari ke lima berturut-turut. Aksi tersebut dilakukan sebagai protes atas buruknya pelayanan penjara yang diterima oleh para tahanan Palestina.

Juru bicara Komite Pemerhati Tahanan Palestina, Hasan Abd Rabbuh, dalam sebuah pernyataanya menyakan, “Negosiasi yang terakhir kali digelar dengan pihak penjara hari Kamis (11/04), digagalkan oleh pihak penjara. Mereka menolak untuk memenuhi permintaan para tahanan.

Media lokal juga menyebutkan bahwa Mesir telah mencoba masuk untuk menyelesaikan masalah di penjara Israel. Namun sampai hari Jumat, usaha tersebut belum memberikan hasil apapun.

Jika kondisi ini terus berlanut, tanggal 17 April mendatang, jumlah tahanan yang ikut melakukan mogok makan diprediksi akan semakin bertambah banyak. Tujuh belas April merupakan hari yang diperingati untuk menyuarakan hak-hak para tahanan Palestina.

Sejak awal tahun 2019, ketegangan di penjara Israel terus terjadi. Hal tersebut disebabkan oleh kebijakan pihak penjara Israel yang terus mengekang hak-hak warga Palestina.

Di antara permintaan yang diajukan oleh para tahanan, hak kunjungan khususnya keluarga mereka yang berasal dari Gaza. Serta pembongkaran perangkat jammer seluler yang dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan dan menyebabkan kanker.

Mereka juga meminta hak berkomunikasi dengan keluarga serta membebaskan para tahanan yang terkena hukuman isolasi.

Sesuai data resmi yang dikeluarkan Komite Pemerhati Para tahanan Palestina, jumlah warga Palestina yang mendekam di penjara Israel mencapai 5700 orang. Termasuk di antara mereka 48 perempuan, 230 anak-anak dan 500 tahanan administrasi.

(T.HN/S:Qudspress)

leave a reply