Seorang anak Palestina Gaza meninggal akibat luka tembakan militer Israel awal April

Israel memberitahukan pihak Palestina bahwa seorang anak Palestina meninggal di Israel akibat luka yang ia dapatkan saat berusaha menyusup melalui pagar perbatasan. Aksi penyusupan semakin sering terjadi meski Israel telah membangun pagar perbatasan.

BY adminEdited Mon,15 Apr 2019,01:49 PM

Gaza, SPNA - Badan Perhubungan Sipil Palestina, Minggu (14/04/2019), mengumumkan seorang anak Palestina meninggal dunia akibat terkena peluru Israel pada awal April lalu. Ia ditembak militer Israel saat berusaha menerobos pagar perbatasan Gaza-Israel.

Seorang pegawai di Perhubungan Sipill menyebutkan bahwa Israel menghubungi pihaknya dan memberitahukan bahwa seorang anak Palestina meninggal dunia akibat terkena peuru pada tanggal tiga April.

Anak Palestina Gaza tersebut disebutkan bernama Suwailim Isytawi (16 tahun), berasal dari Rafah, Gaza bagian selatan.

Selain Isytawi, Israel juga menangkap dua anak Gaza lainnya. Salah satu dari mereka telah dilepaskan, sementara satunya lagi tidak diketahui kabar keberadaannya.

Dalam kontek yang sama, media Israel menyebutkan seorang pemuda Palestina kembali tertanggkap kemarin sore (Minggu, 14/04), saat berusaha menyusup ke wilayah caplokan Israel.

Sehari sebelumnya, Sabtu (13/04), militer Israel juga mengaku menangkap tiga anak Palestina di pagar perbatasan.

Aksi penyusupan warga Gaza ke wilayah pencaplokan Israel dalam beberapa waktu terakhir menjadi sering terjadi. Padalah Israel telah memasang pagar pembatas sepanjang perbatasan Gaza-Israel.

Sebagian media melaporkan, aksi nekat warga Gaza tersebut disebabkan oleh faktor ekonomi. Lapangan pekerjaan di Israel lebih menjanjikan dibandingkan Gaza. Blokade Israel yang yang telah berlangsung belasan tahun menjadikan tinggkat pengangguran di Gaza begitu tinggi.

Otoritas Israel khawatir jika aksi tersebut merupakan agenda para pejuang Palestina untuk mengetahui letak geofrafis Israel demi memudahkan serangan.

Pada Januari awal tahun baru, Militer Israel mengumumkan akan membangun kembali pagar perbatasan. Pagar perbatasan tersebut kabarnya akan dibangun kembali dengan ketinggian 6 m dan panjang 65 km. Hal tersebut untuk mengantisipasi penyusupan para pejuang Palestina ke Israel.

(T.HN/S: QudsNews)

leave a reply
Posting terakhir