Turki dan Tunisia Kecam Rencana Aneksasi Israel

Dua negara Islam Turki dan Tunisia menyampaikan kecaman mereka terhadap rencana Israel untuk kembali melakukan pencaplokan. Dunia diharapkan mampu menghentikan penjajahan di zaman modern yang terus diperlihatan oleh entitas Yahudi tersebut.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,16 May 2020,12:54 PM

Tepi Barat, SPNA - Pemerintah Turki, hari ini (Sabtu, 16/05), menyampaikan kecaman mereka terhadap rencana pencaplokan Israel terhadap wilayah Palestina.

Dalam sebuah status Twitter, Juru Bicara Pemerintah Turki, Ibrahim Kalin, menuliskan bahwa Turki dan semua orang yang memiliki hari nurani akan terus mendukung Palestina.

"Rencana pencaplokan Israel akan menyulutkan kembali api konflik di wilayah tersebut. Seluruh negara berkewajiban menyampaikan penolakannya." Tambahnya.

Pernyataan kecaman lainnya datang dari Tunisia. Kementerian Luar Negeri Tunisia menyerukan dunia internasional untuk menghentikan rencana busuk Israel.

Dalam sebuah pernyataannya bertepatan dengan hari peringatan 72 tahun pengusiran warga Palestina oleh Israel (Nakhba), Tunisia menegaskan dukungan penuh mereka untuk Palestina.

Memperingati Nakhba diharapakan mampu menyadarkan dunia akan kejahatan yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina.

Beberapa hari terakhir media Palestina ramai dengan berita rencana Israel untuk memperluas wilayah jajahannya. Presiden Palestina Mahmud Abbas beberapa waktu lalu telah menegaskan bahwa dirinya akan membatalkan semua kesepakatan dengan Israel jika pihak terakhir benar-benar menjankan rencana pencaplokan mereka.

(T.HN/S: Rammallah)

leave a reply