Israel Tunjuk Politikus Berdarah Arab Sebagai Duta Besar Negara

Pertama dalam sejarah, Israel mempercayakan jabatan Duta Besar kepada seorang politikus berdarah Arab. Negara Apartheid tersebut menunjuk Ismai Khalidi sebagai perwakilan diplomatik pemerintah dengan Eritrea.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,08 Jul 2020,08:26 PM

Tel Aviv, SPNA - Komite Penunjukan Kementerian Luar Negeri Israel memutuskan untuk memilih Ismail Khalidi sebagai duta besar Israel untuk Eritrea. Ia menjadi orang Arab pertama yang menjabat sebagai Duta Besar Israel.

Ismael Khaldi berusia empat puluh sembilan tahun, ayah dari tiga anak, dan telah bekerja di Kementerian Luar Negeri Israel sejak 2004.

Meskipun ia bertugas di Kementerian Luar Negeri Israel dengan pangkat Wakil Duta Besar, ia tetap mempertahankan pendapat independen dan tidak segan secara terbuka mengkritik kebijakan resmi Israel.

Ketika bertugas di kedutaan besar Israel di London misalnya, dia  ditugaskan untuk  memerangi kampanye boikot Israel. Saat itu ia mengatakan bahwa Israel adalah negara luar biasa yang punya banyak kekurangan, seperti diskriminasi rasial terhadap warga non-Yahudi.

Dalam sebuah postingan Facebook-nya ia pernah menuliskan  "Negara saya kuat dengan masyarakatnya yang menjunjung demokrasi terbuka, tetapi memiliki kekurangan yang mencolok, yaitu hilangnya kesetaraan."

Dia juga pernah mengkritik Hukum Nasional Yahudi yang disahkan pada 2018. Meski mendapatkan teguran dari  Pemerintah Israel ia tetap pada pendiriannya.

(T.HN/S: Arabic.rt)

leave a reply
Posting terakhir