Trump: Bahrain akan Normalisasi Hubungan dengan Israel

Pernyataan bersama antara Trump, Netanyahu dan Raja Bahrain menyebutkan bahwa mereka telah menyetujui "pembentukan hubungan diplomatik penuh antara Israel dan Kerajaan Bahrain."

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,12 Sep 2020,10:32 AM

Washington, SPNA - Bahrain telah mengikuti jejak Uni Emirat Arab dalam mencapai kesepakatan untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, ungkap Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat (11/09/2020), sebuah langkah dramatis yang dianggap bertujuan untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Trump men-tweet berita tersebut setelah ia berbicara melalui telepon dengan Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kata Gedung Putih.

Pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh ketiga pemimpin tersebut mengatakan bahwa mereka telah menyetujui "pembentukan hubungan diplomatik penuh antara Israel dan Kerajaan Bahrain."

“Ini adalah terobosan bersejarah untuk perdamaian lebih lanjut di Timur Tengah. Membuka dialog langsung dan hubungan antara dua masyarakat dinamis dan ekonomi maju akan melanjutkan transformasi positif Timur Tengah dan meningkatkan stabilitas, keamanan, dan kemakmuran di kawasan,” kata pernyataan bersama itu.

Kesepakatan Israel-UEA, yang diumumkan 13 Agustus, akan ditandatangani pada Selasa (15/09/2020) mendatang di Gedung Putih.

Pernyataan itu mengatakan, Bahrain menerima undangan Trump untuk bergabung dengan Israel dan UEA pada upacara penandatanganan. Dikatakan bahwa Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Abdullatif Al Zayani dari Bahrain akan menandatangani "Deklarasi Perdamaian bersejarah" di acara tersebut.

Para pihak "akan melanjutkan upaya mereka dalam hal ini untuk mencapai resolusi yang adil, komprehensif, dan abadi terhadap konflik Israel-Palestina untuk memungkinkan rakyat Palestina menyadari potensi penuh mereka," kata pernyataan bersama itu.

(T.RA/S: Reuters)

leave a reply
Posting terakhir