Mufti Yerusalem Kecam Upaya Israel untuk Hancurkan Masjid Al-Aqsha

Syeikh Muhammad Husein juga menyerukan masyarakat dunia untuk berdiri di samping rakyat Palestina dan tujuan-tujuan mereka yang adil dengan melakukan upaya yang kuat untuk mempublikasikan dan mengekspos pelanggaran Israel di forum internasional. Ia meminta komunitas internasional untuk mencegah Israel dan pendukungnya dari memalsukan sejarah dan menyerang tempat-tempat suci umat Islam dan Kristen di Palestina, terutama di Yerusalem.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,06 Jan 2021,10:20 AM

Yerusalem, SPNA - Mufti Agung Yerusalem dan khatib Masjid Al-Aqsha, Sheikh Muhammad Hussein, pada Rabu (5/1/2021), mengutuk rencana pemerintahan pendudukan Israel untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsha dan menduga akan menggantikannya dengan pendirian Kuil Yahudi di tempat tersebut.

“Kami menolak secara tegas untuk mengubah status agama, sejarah, dan hukum yang ada di Masjid Al-Aqsha, yang merupakan bagian tak terlepaskan dari keyakinan orang Islam, sebagai kiblat pertama umat muslim dan juga sebagai masjid ketiga yang menarik para wisatawan. Bangunan, teras, alun-alun, status bawah tanah, dan atasnya merupakan milik umat Islam itu sendiri,”ungkap Syeikh Muhammad Hussein.

Syeikh Muhammad Husein menyerukan upaya untuk melipatgandakan perjalanan wisatawan muslim ke Masjid Al-Aqsha. Menurutnya umat Islam perlu memperkuat kehadiran untuk melindungi dan mempertegas kepemilikan Masjid Al-Aqsha, sambil menegaskan kepatuhan umat Islam terhadap tempat ibadah umat Yahudi. Kehadiran ini sangat dibutuhkan terlepas dari harga dan pengorbanan yang diperlukan untuk menjaga tanah dan penduduk Palestina.

Syeikh Muhammad Husein juga menyerukan masyarakat dunia untuk berdiri di samping rakyat Palestina dan tujuan-tujuan mereka yang adil dengan melakukan upaya yang kuat untuk mempublikasikan dan mengekspos pelanggaran Israel di forum internasional. Ia meminta komunitas internasional untuk mencegah Israel dan pendukungnya dari memalsukan sejarah dan menyerang tempat-tempat suci umat Islam dan Kristen di Palestina, terutama di Yerusalem.

(T.NA/S: RT Arabic)

leave a reply
Posting terakhir

Parlemen Arab Kecam Upaya Pencaplokan Sisa Wilayah Palestina

Presiden Uni Parlemen Arab asal Yordania Atef Tarawneh, menyatakan pada pertemuan di Uni Parlemen Arab kemarin Jumat (05/06), bahwa seluruh dunia sepenuhnya menyadari adanya proyek mencurigakan yang kini diusulkan untuk mengendalikan seluruh sisa tanah Palestina.