Mufti Mesir Kecam Larangan Azan yang Diberlakukan Israel di Masjid Ibrahimi Hebron

Prof. Allam mengecam serbuan yang terjadi berulang kali oleh ratusan pemukim Israel ke masjid-masjid Palestina, terutama Masjid Al-Aqsa yang diberkati, di bawah perlindungan polisi pendudukan, dan pelaksanaan ritual dan doa Talmud mereka di dalamnya, yang menyebabkan peningkatan ketegangan di masjid, di samping serangkaian tindakan represif.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,27 Feb 2021,02:43 AM

Kairo, SPNA - Mufti Agung Mesir Prof. Dr. Shauqi Allam pada Jumat (26/02), mengutuk keras pasukan Israel yang melarang kumandang adzan di Masjid Ibrahimi di Hebron pada hari yang sama, dengan dalih perayaan Purim yang dirayakan para pemukim yahudi.

Prof. Allam mengecam serbuan yang terjadi berulang kali oleh ratusan pemukim Israel ke masjid-masjid Palestina, terutama Masjid Al-Aqsa yang diberkati, di bawah perlindungan polisi pendudukan, dan pelaksanaan ritual dan doa Talmud mereka di dalamnya, yang menyebabkan peningkatan ketegangan di masjid, di samping serangkaian tindakan represif.

Dalam pernyataan tersebut, Mufti Agung Mesir berkenaan menyerukan perlunya menerapkan prinsip hukum internasional untuk menghentikan otoritas pendudukan yang melarang pelaksanaan ibadah di masjid-masjid.

Dia juga memperingatkan bahwa larangan yang dilakukan Israel ini merupakan salah satu langka untuk menguasai Yerusalem, mengubah karakternya dan melenyapkan identitas asli kota bersejarah tersebut.

Dia juga mengomentari dan mengecam proyek penggalian yang dilakukan oleh otoritas pendudukan Israel di bawah Masjid Al-Aqsa dan Kota Tua, menyebut proyek tersebut sebagai ancaman serius bagi Al-Aqsa dan merupakan misi terselubung Israel untuk menguasai seluruh kota.

(T.NA/S: RT Arabic)

leave a reply
Posting terakhir