Pasukan Israel Lempar Granat Setrum ke Rumah Sakit yang Tampung Anak-anak

“Dalam waktu kurang sebulan saja, Israel sudah menyerang 3 rumah sakit Palestina, yaitu Rumah Sakit Al-Durra di Jalur Gaza, yang rusak akibat penembakan, Kompleks Medis Palestina di Ramallah, dan Rumah Sakit Thabet Thabet di Tulkarem,” ujar Mai al-Keela.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,05 Jan 2021,02:49 PM

Yerusalem, SPNA - Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, pada Senin (04/01/2021), bahwa pasukan Israel menjatuhkan granat setrum di dalam rumah sakit yang menampung anak-anak di Tulkarm.

“Ketika pasukan Israel menjatuhkan bom di Rumah Sakit Syuhada Thabet Thabet di Tulkarm, ada 81 pasien yang dirawat di dalam, termasuk sepuluh bayi prematur di departemen perawatan, lima anak di departemen pediatrik, tujuh pasien dalam perawatan intensif, 13 pasien di bangsal bersalin, ditambah 39 tenaga medis dan kesehatan,” ungkap Kementerian Kesehatan Palestina.

Menteri Kesehatan Palestina, Mai al-Keela, mengindikasikan bahwa tentara pendudukan Israel menyerang rumah sakit saat fajar hari Senin, dan menembakkan 4 bom setrum di dalam, salah satunya di aula resepsi, dan 3 bom di halaman darurat.

Menteri Mai al-Keela mengungkapkan kecamannya atas kejahatan baru Israel, yang melanggar semua konvensi internasional, dan konvensi Jenewa. Mai al-Keela menyerukan kepada komunitas internasional untuk turut melindungi anak-anak rakyat Palestina dan mengakhiri serangan Israel yang berulang.

“Dalam waktu kurang sebulan saja, Israel sudah menyerang 3 rumah sakit Palestina, yaitu Rumah Sakit Al-Durra di Jalur Gaza, yang rusak akibat penembakan, Kompleks Medis Palestina di Ramallah, dan Rumah Sakit Thabet Thabet di Tulkarem,” ujar Mai al-Keela.

Menteri Kesehatan memberikan penghormatan kepada staf medis dan tenaga kesehatan yang bekerja di semua rumah sakit. Mai al-Keela juga menyerukan direktur rumah sakit, Haitham Shadid, untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pasien di dalam rumah sakit, setelah banyak pasien, terutama anak-anak dan orang tua, yang mengalami kepanikan dan ketegangan akibat penyerangan pasukan pendudukan Israel.

(T.NA/S: RT Arabic)

leave a reply
Posting terakhir