Netanyahu: Tidak akan Ada Negara Palestina yang Berdaulat Penuh

Netanyahu berkata bahwa kontrol keamanan di Palestina harus tetap berada di tangan Israel

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,24 Mar 2021,10:48 AM

Tel Aviv, SPNA - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pada Senin (22/03/2021) mengatakan bahwa kontrol keamanan di Palestina harus tetap berada di tangan Israel. Netanyahu menekankan penolakan terhadap negara Palestina yang berdaulat penuh.

Menanggapi pertanyaan situs media Banet Israel, “Apakah Anda melihat dalam visi Anda pembentukan negara Palestina berdampingan dengan negara Israel?”, Netanyahu berkata bahwa hal kontrol keamanan harus tetap berada di tangan Israel.

“Hal ini tidak sesuai dengan konsep ekstremis yang dibicarakan banyak orang, karena kontrol keamanan haruslah tetap di tangan kita, kalau tidak kita akan sulit berhadapan dengan Hamas,” sebut Netanyahu.

“Ini berarti bahwa pasukan keamanan yang berdaulat harus tetap di tangan Israel di daerah kecil antara Sungai Yordan dan laut, jika tidak kita akan sangat kesulitan menghadapi Hamas, al-Qaeda dan Iran. Jadi, negara bukanlah dalam pengertian klasik. Kekuasaan dan keamanan berdaulat harus tetap di tangan kita (Israel),” tambah Netanyahu.

Netanyahu juga menanggapi pertanyaan terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan damai dengan Palestina.

“Saya pikir hal ini mungkin akan tercapai. Namun, harus melalui perjanjian damai dengan negara-negara Arab terlebih dahulu. Saya tidak berpikir bahwa kita tidak akan menjalin hubungan dengan Palestina. Kami sekarang menjalin hubungan dengan Otoritas Palestina mengenai vaksinasi karena kami tinggal di tempat yang sama dan kami harus menanganinya secara bertanggung jawab,” sebut Netanyahu.

(T.NA/S: RT Arabic)

leave a reply
Posting terakhir