Peringati 10 Tahun Eksekusi Osama Bin Laden, Biden: Itu Saat-Saat Yang Tidak Pernah Terlupakan

Sepuluh tahun setelah eksekusi Amerika terhadap Osama bin Laden berlangsung, Presiden AS masih mengingat masa-masa bersejarah bagi negara Paman Sam tersebut. Biden mengatakan bahwa Amerika akan terus menguntit setiap kekuatan yang mencoba menekan negaranya.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,03 May 2021,11:44 AM

Washingtong, SPNA - Pada peringatan sepuluh tahun pembunuhan  pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan itu adalah momen yang tidak akan pernah dia lupakan.

"Sepuluh tahun yang lalu, saya bergabung dengan Presiden Obama dan anggota tim keamanan nasional kami, dan mereka berkumpul di ruang operasi untuk menyaksikan tentara kami memberikan keadilan yang telah lama ditunggu kepada Osama bin Laden ... Itu adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan. , "Kata Biden dalam pernyataan yang dirilis Gedung Putih, Minggu (02/05/2021, kepada Fox News.

"Kami akan terus memantau dan menekankan setiap ancaman terhadap kami yang berasal dari Afghanistan. Kami akan bekerja untuk melawan ancaman teroris ke tanah air kami dan kepentingan kami dalam kerja sama dengan sekutu dan mitra di seluruh dunia," tambahnya.

Mantan pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden, tewas pada subuh hari Senin, 2 Mei 2011, di kota Abbottabad, 120 km dari Islamabad, dalam operasi penyerbuan yang diawasi oleh CIA dan dilakukan oleh militer AS, berlangsung selama 40 menit.

Osama merupakan tokoh yang dituding berada di balik peristiwa 11 September 2001. Dimana empat pesawat penumpang di bajak untuk melakukan serangan bunuh diri dengan menargetkan situs-situs vital di Amerika, di antaranya Gedung Pusat perdagangan dunia (WTC) dan Gedung Departemen Pertahanan AS, Pentagon.

(T.HN./S: Arabic.sputniknews.com)

leave a reply
Posting terakhir

Gantz: Perang adalah Opsi Terakhir Tapi Kami Siap untuk Itu

Berkenaan dengan hubungan Israel-Yordania dan kunjungan rahasia yang ia lakukan dengan Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi ke Amman, Gantz menegaskan bahwa dia memberikan perhatian khusus kepada Yordania, menekankan bahwa hubungan bilateral antara kedua negara harus dijaga. Menurutnya, Persana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak mampu menjaga hubungan itu.