Israel Perpanjang Blokade Tepi Barat Demi Mencari 6 Narapidana Palestina yang Kabur

Sejumlah media Israel menyerang kegagalan Dinas Keamanan Israel dalam mencegah narapidana melarikan diri. Mereka menggambarkan insiden tersebut sebagai “Kegagalan Besar”.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Thu,09 Sep 2021,10:50 AM

Yerusalem, SPNA - Tentara pendudukan Israel, pada Rabu (08/09/2021) memperpanjang blokade yang diberlakukan di sepanjang Tepi Barat yang diduduki, hingga pada tengah malam hari Sabtu atau Minggu mendatang.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya operasi pencarian enam narapidana Palestina yang kabur dari penjara Gilboa Israel dengan sistem keamanan ketat.

Tentara pendudukan Israel dalam sebuah pernyataan, menyebutkan bahwa keputusan untuk memperpanjang blokade menyeluruh di sepanjang Tepi Barat, berdasarkan pada penilaian situasi keamanan dan bagian dari upaya untuk menemukan para narapidana yang melarikan diri.

Blokade yang dimulai pada Senin sore, seharusnya akan berakhir pada tengah malam hari Kamis, sesuai liburan Tahun Baru Yahudi.

Pada hari Senin, enam narapidana Palestina berhasil melarikan diri dari penjara Gilboa, dengan keluar melalui terowongan sepanjang 25 meter.

Sejumlah media Israel menyerang kegagalan Dinas Keamanan Israel dalam mencegah narapidana melarikan diri. Mereka menggambarkan insiden tersebut sebagai “Kegagalan Besar”.

Ribuan tentara dan polisi sedang melanjutkan operasi pencarian intensif dengan menggunakan berbagai cara, termasuk menerbangkan pesawat tak berawak. Namun, sampai saat ini narapidana belum ditemukan, seperti yang diberitakan media Israel, HaYom.

HaYom menambahkan, sebanyak 89 pos pemeriksaan militer tambahan telah didirikan di berbagai lokasi, sebagai upaya untuk menemukan enam narapidana, sementara para tahanan dan berbagai pihak yang berhubungan dengan narapidana yang melarikan diri baik di dalam dan di luar penjara sedang diinterogasi, untuk menginvestigasi rencana rute pelarian diri mereka.

Polisi dan tentara Israel mengoperasikan sejumlah pesawat tak berawak yang dilengkapi dengan perangkat penglihatan malam khusus, untuk mencegah kemungkinan tahanan melarikan diri ke Tepi Barat, di mana dinas keamanan Israel percaya bahwa mereka masih bersembunyi di wilayah pendudukan Palestina tahun 1948.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir