77 Warga Palestina Terluka dalam Protes "Hari Kemarahan"

Para korban mengalami luka ringan akibat tembakan peluru logam berlapis karet, gas air mata, dan pecahan granat dalam konfrontasi di seluruh wilayah Palestina yang diduduki.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,27 Nov 2019,01:50 PM

Tepi Barat, SPNA - Pasukan Israel melukai 77 warga Palestina selama konfrontasi di seluruh wilayah Palestina yang diduduki pada hari Selasa (26/11/2019).

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa timnya telah menangani 77 pasien cedera selama konfrontasi di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki.

Semua kasus luka ringan dan disebabkan oleh peluru logam berlapis karet, gas air mata, dan pecahan granat.

Bulan Sabit Merah menyatakan bahwa timnya telah merawat 33 orang yang cedera di dekat pos pemeriksaan militer utara Al Bireh dan 15 lainnya di pintu masuk utara ke Betlehem.

Tim medis juga merawat 13 pasien cedera di Abu Dis di Yerusalem timur, dua di Hebron dan Tulkarem, dan 14 di pos pemeriksaan Huwwarah di Nablus selatan.

Kementerian Kesehatan mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa Rumah Sakit Umum Hebron merawat dua pasien luka ringan akibat terkena peluru logam berlapis karet. Kompleks Medis Palestina di Ramalllah juga merawat lima luka ringan.

Wartawan QNN telah mendokumentasikan 14 wilayah konfrontasi di pos pemeriksaan militer Israel dan pintu masuk ke kota-kota di Yerusalem yang diduduki, Hebron, Tulkarem, Qalqilya, Ramallah, Jenin, dan Nablus.

Pejabat dari berbagai faksi dan partai selain PLO, kelompok, serikat pekerja, dan Dewan Kota telah menyerukan Hari Kemarahan untuk memprotes pengumuman AS, yang menganggap permukiman Israel legal.

Ratusan warga Palestina melakukan protes, di mana mereka mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan slogan-slogan menentang sikap bias pemerintah AS dan kejahatan atas pembunuhan Sami bu Diyak oleh kebijakan Israel yang menyebabkan kelalaian medis. Protes damai beralih ke konfrontasi tak lama setelah penindasan dilakukan oleh pihak Israel.

(T.RA/S: QNN)

leave a reply
Posting terakhir