Utusan Baru Trump Tiba di Israel

Avi Berkowitz, yang menggantikan Jason Greenblatt, bertanggung jawab untuk mempresentasikan dan memperkenalkan rencana perdamaian AS yang dikenal secara internasional sebagai "Kesepakatan Abad Ini" yang dikembangkan Greenblatt bersama duta besar AS untuk Israel David Friedman dan Jared Kushner.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,06 Jan 2020,01:20 PM

Yerusalem, SPNA - Surat kabar Israel Hayom mengungkapkan pada hari Minggu (05/01/2020) bahwa Avi Berkowitz, utusan khusus Presiden Donald Trump untuk negosiasi internasional dan penasihatnya, diharapkan tiba di Israel dalam kunjungan pertamanya sejak pengangkatannya sebagai pengganti Jason Greenblatt pada awal November.

Kunjungan itu, yang secara resmi telah dimulai pada Minggu pagi, dilatarbelakangi oleh ketegangan regional yang parah, terutama setelah pembunuhan komandan Pasukan Quds di Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, Jenderal Qasem Soleimani, oleh Amerika Serikat dalam sebuah serangan udara di Bagdad.

Surat kabar itu menambahkan bahwa Berkowitz saat ini bertanggung jawab untuk mempresentasikan dan memperkenalkan rencana perdamaian AS yang dikenal secara internasional sebagai "Kesepakatan Abad Ini" yang dikembangkan Greenblatt bersama duta besar AS untuk Israel David Friedman dan Jared Kushner.

Pemerintah AS sebelumnya telah memperjelas rencana tersebut telah selesai dan siap untuk disajikan, namun ini hanya akan tercapai ketika kedua pihak siap untuk itu.

Surat kabar itu menunjukkan bahwa berlanjutnya ketidakpastian politik di Israel berarti bahwa rencana perdamaian telah dibekukan selama berbulan-bulan. Dan kemungkinan rencana itu tidak akan secara resmi diterbitkan sampai pembentukan pemerintah di Israel; yaitu, setelah pemilihan parlemen pada 2 Maret mendatang.

Namun, bagian ekonomi dari rencana perdamaian, yang berfokus pada investasi besar-besaran dalam proyek-proyek yang dapat memfasilitasi kehidupan sehari-hari warga Palestina, terutama di bidang infrastruktur regional, telah diterbitkan pada Juni lalu di Lokakarya Bahrain, yang dihadiri oleh Israel dan pengusaha Palestina.

Surat kabar itu menyatakan bahwa Berkowitz diperkirakan akan bertemu dengan para pejabat Israel untuk membahas perkembangan terakhir. Namun, tidak ada pernyataan "menarik" yang dikeluarkan tentang apakah Trump telah memutuskan untuk mengubah kebijakannya.

Surat kabar itu menambahkan bahwa tidak diketahui apakah Berkowitz akan bertemu dengan para pejabat Palestina. Ini menunjukkan bahwa ia tidak diharapkan melakukan hal itu sehubungan dengan boikot Otoritas Palestina terhadap pemerintahan AS sejak Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply