Satu gugur dan 110 orang terluka dalam bentrokan di Nablus

Nablus, SPNA - Selasa malam (06/02/2018), tentara Israel membunuh seorang pria muda Palestina, dan melukai 110 lainnya, termasuk 32 orang yang ditembak dengan amunisi hidup, ....

BY adminEdited Wed,07 Feb 2018,10:39 AM

Nablus, SPNA - Selasa malam (06/02/2018), tentara Israel membunuh seorang pria muda Palestina, dan melukai 110 lainnya, termasuk 32 orang yang ditembak dengan amunisi hidup, di kota Nablus, bagian utara wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Kementerian Kesehatan Palestina telah mengidentifikasi seorang warga Palestina sebagai Khaled Waleed Tayeh (22), pemuda asal desa Irak-Tayeh, sebelah timur Nablus.

Di Rumah Sakit al-Najah, Nablus, Khaled dinyatakan meninggal setelah mengalami luka sangat serius akibat tembakan yang menembus dadanya.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa tentara tersebut melukai 110 warga Palestina, termasuk 32 orang yang ditembak dengan amunisi hidup, 26 dengan peluru baja berlapis karet, dan 51 yang menderita akibat inhalasi gas air mata.

Ia menambahkan bahwa tentara tersebut juga menabrak satu orang Palestina dengan jip mereka, yang menyebabkannya terluka. Kepala Rumah Sakit Nasional Kepara RS. Nasional an-Najah di Nablus, Salim al-Haj Yahia, mengatakan bahwa salah satu warga Palestina yang terluka, yang diidentifikasi sebagai Anwar Abu Aisha, langsung dilarikan ke ruang operasi setelah sebuah peluru Israel menembus pembuluh arteri utama di pahanya, dan menyebabkan kondisinya semakin serius.

Saksi mata mengatakan bahwa tentara melepaskan belasan tembakan langsung secara acak, ke beberapa arah.

Eskalasi tersebut dimulai setelah puluhan tentara menyerang wilayah Northern Mountain, di Nablus, tampaknya mereka mencari warga Palestina yang membunuh seorang pemukim Israel, yang diidentifikasi sebagai Itamar Ben Gal (29) pada Senin lalu.

Pasukan yang menyamar mengelilingi dua rumah namun tidak dapat menemukan dan menangkap orang yang mereka cari, mereka malah menculik tujuh warga Palestina, tidak terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut.

Tentara Israel mengatakan bahwa mereka tidak dapat menahan "tersangka pelaku penikaman," dan menambahkan bahwa tentara tersebut "diserang oleh lebih dari 500 pemuda Palestina, yang melemparkan batu dan bom molotov ke mereka, sementara yang lain melancarkan aksi baku tembak dengan tentara."

Sumber media di Nablus mengatakan tentara tersebut menculik Hani Ashraf Khalfa, Nayef Tubasi, Tamer Qandeel, Eyad Abu Salha, Mos'ab al-Kawni, dan seorang warga Palestina dari keluarga al-Bistami, serta orang yang tidak dikenal pada saat laporan ini diturunkan.

(T.RA/S: Palestinow)

leave a reply