Pendudukan Mengizinkan Pendirian 980 Unit Permukiman Yahudi di Selatan Betlehem

Barijia menyebutkan bahwa perluasan baru dalam pemukiman ini merupakan pelaksanaan rencana aneksasi secara diam-diam dan perlahan, di mana sebagian besar lahan pertanian akan diambil alih oleh pendudukan dalam skema pemukiman baru ini.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,14 Sep 2020,10:25 AM

Betlehem, SPNA – Pemerintah Pendudukan Israel pada Ahad (13/09) menyetujui pembentukan 980 unit pemukiman baru yahudi di pemukiman Efrat, yang secara paksa didirikan di tanah Palestina, di selatan Betlehem.

Kepala Biro Komisi Pemberantasan Tembok dan Permukiman Propinsi Bethlehem Hassan Barijia, menyatakan bahwa menurut sumber-sumber Ibrani, Kementerian Perumahan Israel mengumumkan akan mendirikan ratusan unit permukiman baru di permukiman Efrat.

Barijia menyebutkan bahwa perluasan baru dalam pemukiman ini merupakan pelaksanaan rencana aneksasi secara diam-diam dan perlahan, di mana sebagian besar lahan pertanian akan diambil alih oleh pendudukan dalam skema pemukiman baru ini.

Menurut resolusi Sidang Umum PBB tahun 1997, Betlehem masuk dalam enklaf internasional khusus Yerusalem untuk dikuasai oleh PBB. Yordania sempat menduduki Betlehem pada Perang Arab-Israel 1948, lalu mempertahankan kekuasaan atas kota bersejarah tersebut hingga tahun 1967; di mana Betlehem direbut oleh Israel bersama dengan sisa bagian lain dari Tepi Barat. Pada 21 Desember 1995, Betlehem menjadi salah satu wilayah di bawah kekuasaan penuh Otoritas Palestina. Letak yang strategis dan nilai sejarah yang ada padanya membuatnya selalu menjadi sasaran pendudukan hingga ke hari ini.

(T:NA/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir