Armenia dan Azerbaijan Sepakati Gencatan Senjata

Azerbaijan dan Armenia menyepakati gencatan senjata menyusul konflik  di wilayah Nagorno  Karabakh dimulai dari Jam 12 Zuhur siang, Sabtu (10/10).

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,10 Oct 2020,03:07 PM

Kairo, SPNA – Azerbaijan dan Armenia menyepakati gencatan senjata menyusul konflik  di wilayah Nagorno  Karabakh dimulai dari Jam 12 Zuhur siang, Sabtu (10/10).

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan kedua belah pihak setuju dengan inisiatif gencatan senjata yang dimediasi oleh Rusia setelah melakukan pertemuan di  kota Moskow yang berlangsung selama 10 jam.   

Keduanya juga membicarakan rencana “tukar tawanan” dan pemulangan jasad korban dimana hal ini akan dimediasi oleh Bulan Sabit Merah.

“Armenia dan Azerbaijan akan melakukan diplomasi penting demi mencapain solusi damai dan mengakhiri konflik  di wilayah Nargono Karabakh, “ terangnya.

Inisatif perdamaian yang di mediasi oleh Rusia adalah yang pertama sejak meletusnya perang 27 September lalu serta menelan ratusan korban jiwa.  

Berdasarkan resolusi PBB Nargono Karabakh  masuk ke wilayah Azerbaijan. Namun sejak jatuhnya Uni Soviet wilayah ini berusaha memisahkan diri.

Konflik  yang terjadi sejak belasan tahun di wilayah tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan perang yang lebih besar yang melibatkan  Turki dan Rusia.

Eskalasi terakhir merupakan yang paling parah sejak tahun 1991. Azerbaijan mengatakan bahwa sebanyak 31 warga sipil gugur dan 168 lainnya luka-luka. Korban dari pihak Armenia dilaporkan mencapai 376 jiwa  dari militer dan 22 warga sipil.

(T.RS/S:Skynews)

leave a reply
Posting terakhir

Jihad Islami dan IDF sepakati gencatan senjata  

“Israel ingin melakukan gencatan senjata dan kami telah menetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adalah menghentikan pembunuhan terhadap pemimpin gerakan pejuang, seta berhenti menembak demonstran aksi Great March of Return