Di Bawah Joe Biden, Amerika Serikat Kembali Hidupkan Negosiasi Damai antara Palestina dan Israel

Delegasi AS untuk PBB Linda Thomas Greenfield menyatakan bahwa Gedung Putih akan menghidupkan kembali negosiasi damai antara Palestina dan Israel yang sempat kandas di masa Donald Trump

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,27 Mar 2021,01:28 PM

 

Washington, SPNA – Delegasi AS untuk PBB Linda Thomas Greenfield menyatakan bahwa Gedung Putih akan menghidupkan kembali negosiasi damai antara Palestina dan Israel yang sempat kandas di masa Donald Trump, Maannews melaporkan, Sabtu (27/03).

Dalam konferensi Dewan Keamanan PBB, Greenfield menegaskan bahwa sejak Januari lalu, pemerintah AS telah berencana mewujudkan perdamaian antara Palestina dan Israel sesuai dengan solusi dua negara.

“Demi mewujudkan cita-cita ini, maka pemerintah AS akan membuka komunikasi diplomatik dengan satu tujuan, yaitu: Meraih dukungan mewujudkan solusi damai demi menyelesaikan konflik  Palestina dan Israel.”

Dia menambahkan bahwa dibawah pemerintahan Joe Biden, Amerika Serikat akan mendukung prinsip solusi dua negara dimana Israel dan Palestina dapat hidup berdampingan dengan damai.

“Kami yakin bahwa solusi dua negara adalah cara terbaik untuk menjamin kelangsungan Israel sebagai negara demokrasi Yahudi serta menghormati cita-cita Palestina sebagai negara merdeka dan hidup dalam damai.

Greenfield juga menegaskan bahwa Biden akan kembali melaksanakan program mendukung perkembangan ekonomi dan kemanusiaan terhadap Palestina.

Sebelumnya  Kementerian Luar Negeri AS menyatakan  bahwa Gedung Putih akan menyerahkan bantuan 15 juta Dolar untuk Palestina dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Berdasarkan keterangan Kemenlu AS seperti dilansir Rt Arabic, Jum’at (26/03) dana  yang dialokasikan oleh USAID tersebut akan digunakan untuk kebutuhan medis serta menyelesaikan masalah rawan pangan.

Pemerintah AS yang dipimpin Joe Biden juga menyatakan akan kembali menghidupkan komunikasi diplomatik antara Palestina dan Israel yang kandas di masa pemerintah Trump.

Sementara itu Perdana Menteri Palestina menyambut baik bantuan AS sebagai langkah untuk menanggulangi krisis akibat corona. Palestina menilai bahwa AS sudah menempuh langkah yang benar demi menghidupkan kembali peran sebagai mediator negosiasi damai antara Palestina dan Israel.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply
Posting terakhir